Camat Karanganyar menyerahkan bantuan kepada anak asuh

KARANGANYAR – Camat Karanganyar, Ungguh Prakosa menggelar acara penyerahan bantuan dari Gerakan Nasional Orang Tua Asuh (GN-OTA) secara simbolis kepada anak asuh tingkat SD dan SMP di Aula Kantor Kecamatan Karanganyar pada hari Kamis 12 Desember 2024. Acara ini menjadi bentuk nyata perhatian pemerintah terhadap pendidikan anak-anak kurang mampu di wilayah tersebut.

Bantuan yang diserahkan berupa uang tunai untuk mendukung kebutuhan pendidikan anak-anak. Sebanyak 1025 anak asuh dari berbagai desa di Kecamatan Karanganyar mendapatkan bantuan tersebut.

Dalam sambutannya, Camat Karanganyar menyampaikan ucapan terima kasih kepada GNOTA atas dukungan bantuan kepada anak asuh di kecamatan Karanganyar. Juga ucapan terima kasih kepada seluruh ASN di Lingkungan Kec.Karanganyar, Kades dan Perangkat Desa se Kec.Karanganyar yang telah berpartisipasi membantu menjadi orang tua asuh. Ungguh mengharapkan anak-anak agar selalu semangat dalam menuntut ilmu, diberikan keberkahan usia, berkah ilmunya, sukses dunia akhirat.

“Bantuan ini tolong anak-anak gunakan untuk membeli perlengkapan sekolah, jangan digunakan untuk hal yang tidak bermanfaat untuk Pendidikan”, pesannya kepada anak anak penerima bantuan.

Pengurus GNOTA Kabupaten Demak, Muzazin yang hadir di acara tersebut mengapresiasi terhadap Kec.Karanganyar yang meski mengalami musibah bencana banjir tetap bisa menjadi orang tua asuh dengan dana terkumpul terbanyak ke-3 se Kabupaten Demak.

Lebih lanjut Muzazin menyampaikan bahwa dalam rangka mewujudkan Indonesia emas, Pemkab Demak telah berupaya untuk membantu anak-anak didik yang tidak mampu dari banyak cara dan sumber diantaranya melalui GNOTA, BAZNAS, BOS, dll. Dana yang diperoleh dari orang tua asuh di Karanganyar ini dikembalikan kepada instansi selaku orang tua asuh dengan ditambah dari GNOTA Kabupaten yang dananya bersumber dari OPD Kabupaten, CSR Perusahaan dan Perbankan.

Lembaga GNOTA berkomitmen sepenuhnya dana sumbangan ini dikembalikan dan ditambahkan penyalurannya kepada anak-anak didik, tidak diambil satu Rupiahpun untuk operasional GNOTA.

“Pendidikan adalah hak setiap anak, dan melalui GN-OTA, kita semua berupaya memastikan tidak ada anak yang tertinggal dalam mengakses pendidikan hanya karena keterbatasan ekonomi. Semoga bantuan ini bermanfaat bagi anak-anak kita,” ungkapnya.

Acara tersebut juga dihadiri oleh Forkopimcam Karanganyar, Kepala Puskesmas, Korwil Dikbud, Kepala SMP N, Direktur BUMDESMA BIMA LKD Karanganyar, Kades Ngemplikwetan, Sekdes Ngemplikwetan dan perwakilan penerima bantuan.

Ketua FK-OTA (Forum Komunikasi Orang Tua Asuh) Kecamatan Karanganyar Anisa WIjayanti yang juga Sekretaris Kecamatan Karanganyar menjelaskan bahwa bantuan GNOTA untuk  anak asuh di karanganyar sejumlah Rp. 215.700.000,- yang disalurkan kepada 1025 siswa, terdiri SD : 930 dan SMP : 95.

Camat Karanganyar juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan para dermawan untuk mendukung keberlanjutan program GN-OTA. “Dengan kebersamaan, kita dapat menciptakan masa depan yang lebih baik bagi anak-anak kita,” tambahnya.

Melalui program GN-OTA ini, diharapkan anak-anak di Kecamatan Karanganyar dapat terus semangat belajar dan meraih prestasi, serta menginspirasi banyak pihak untuk turut berkontribusi dalam mendukung pendidikan. (4H)


0 Komentar

Tinggalkan Balasan

Avatar placeholder

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *