DEMAK – Menumbuhkan budaya baca di kalangan generasi muda tidak cukup hanya dengan mengajak mereka membuka buku. Diperlukan pendekatan yang menarik, inovatif, dan sesuai dengan perkembangan zaman. Semangat inilah yang dibawa Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dinperpusar) Kabupaten Demak, Agung Hidayanto  dalam kegiatan sosialisasi peningkatan budaya baca kepada siswa SMA Negeri 1 Mijen, Jumat, 16 Oktober 2026.

Kegiatan ini menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan minat baca sekaligus menumbuhkan kesadaran para pelajar akan pentingnya membaca sebagai bekal dalam meraih prestasi dan mempersiapkan masa depan. Di tengah derasnya arus informasi digital, siswa diharapkan mampu menjadikan membaca sebagai kebiasaan positif, bukan sekadar aktivitas untuk memenuhi tuntutan pelajaran di sekolah.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Dinperpusar Kabupaten Demak juga memperkenalkan iDemak, layanan perpustakaan digital milik Dinperpusar Kabupaten Demak yang memberikan kemudahan bagi masyarakat, khususnya pelajar, untuk mengakses bahan bacaan melalui perangkat digital.

Kehadiran iDemak diharapkan dapat menjadi alternatif bagi siswa untuk menjelajahi berbagai sumber bacaan secara lebih praktis dan fleksibel. Dengan memanfaatkan teknologi, kegiatan membaca tidak lagi terbatas pada ruang perpustakaan atau koleksi buku fisik, tetapi dapat dilakukan melalui perangkat digital sesuai dengan kemudahan akses yang tersedia.

Sosialisasi ini sekaligus menjadi momentum untuk mengajak para pelajar memanfaatkan teknologi secara lebih produktif. Gawai yang selama ini banyak digunakan untuk berkomunikasi dan menikmati hiburan diharapkan juga dapat menjadi sarana memperluas wawasan, menggali pengetahuan, serta meningkatkan kemampuan literasi.

Kepala Dinperpusar Kabupaten Demak dalam kegiatan tersebut menekankan pentingnya membangun kebiasaan membaca sejak usia sekolah. Budaya baca yang tumbuh secara konsisten akan membantu siswa memperkaya kosakata, meningkatkan kemampuan berpikir kritis, memperluas perspektif, serta membangun kemandirian dalam belajar.

Upaya ini juga sejalan dengan tantangan pendidikan masa kini yang menuntut peserta didik tidak hanya mampu membaca, tetapi juga memahami, mengolah, dan mengevaluasi informasi secara bijak. Melalui penguatan budaya baca dan pemanfaatan perpustakaan digital, pelajar diharapkan semakin siap menghadapi perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Kepala SMAN 1 Mijen Sambut Positif Sosialisasi Budaya Baca

Kepala SMAN 1 Mijen, Mustaqimah, S.Pd., menyambut positif pelaksanaan kegiatan sosialisasi peningkatan budaya baca tersebut. Menurutnya, kegiatan ini memberikan nilai tambah bagi sekolah karena mendorong siswa untuk lebih dekat dengan dunia literasi sekaligus mengenalkan alternatif sumber belajar yang sesuai dengan perkembangan teknologi.

“Kami menyambut baik kegiatan sosialisasi ini karena dapat memberikan motivasi kepada siswa untuk meningkatkan minat baca dan memperluas wawasan. Pengenalan iDemak juga menjadi hal yang sangat positif karena siswa dapat mengenal layanan perpustakaan digital yang bisa dimanfaatkan sebagai salah satu sumber belajar. Kami berharap kegiatan ini dapat menumbuhkan kebiasaan membaca di kalangan siswa, baik melalui buku cetak maupun bacaan digital, sehingga mereka semakin gemar belajar dan mampu meningkatkan prestasi,” ungkap Mustaqimah, S.Pd.

Ia berharap kegiatan semacam ini dapat terus berlanjut melalui sinergi antara Dinperpusar Kabupaten Demak dan satuan pendidikan. Kolaborasi tersebut dinilai penting untuk menciptakan lingkungan belajar yang mendukung tumbuhnya budaya literasi, baik di sekolah maupun di luar sekolah.

Pihak sekolah juga diharapkan dapat terus mendorong siswa untuk memanfaatkan fasilitas perpustakaan yang tersedia, mengenal berbagai sumber informasi tepercaya, serta membiasakan diri membaca di sela-sela aktivitas belajar.

Dari Sosialisasi Menuju Kebiasaan

Sosialisasi di SMAN 1 Mijen ini menjadi pengingat bahwa membangun budaya baca merupakan tanggung jawab bersama. Pemerintah daerah, sekolah, keluarga, dan masyarakat memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan yang mendorong tumbuhnya kebiasaan membaca.

Pengenalan iDemak menjadi salah satu langkah untuk mendekatkan layanan perpustakaan kepada generasi muda melalui pemanfaatan teknologi digital. Namun, keberhasilan upaya tersebut pada akhirnya bergantung pada kemauan untuk mulai membaca, konsistensi dalam membangun kebiasaan, serta dukungan lingkungan yang positif.

Melalui kegiatan ini, Dinperpusar Kabupaten Demak berharap para siswa SMAN 1 Mijen semakin termotivasi menjadikan membaca sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari. Sebab, semakin luas wawasan yang dimiliki, semakin besar pula kesempatan generasi muda untuk tumbuh menjadi pribadi yang kritis, kreatif, dan siap menghadapi masa depan.

Membaca bukan sekadar menambah pengetahuan hari ini, melainkan juga menyiapkan generasi yang lebih cerdas untuk hari esok.


0 Komentar

Tinggalkan Balasan

Avatar placeholder

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *