{"id":626,"date":"2026-10-21T13:05:00","date_gmt":"2026-10-21T06:05:00","guid":{"rendered":"https:\/\/kotademak.web.id\/?p=626"},"modified":"2026-10-21T22:34:33","modified_gmt":"2026-10-21T15:34:33","slug":"rapor-merah-vs-prestasi-gemilang-kejutan-besar-di-penghargaan-kearsipan-demak-2026-siapa-yang-anjlok","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/kotademak.web.id\/index.php\/2026\/10\/21\/rapor-merah-vs-prestasi-gemilang-kejutan-besar-di-penghargaan-kearsipan-demak-2026-siapa-yang-anjlok\/","title":{"rendered":"Rapor Merah vs Prestasi Gemilang: Kejutan Besar di Penghargaan Kearsipan Demak 2026, Siapa yang Anjlok?"},"content":{"rendered":"\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" width=\"1024\" height=\"768\" src=\"https:\/\/kotademak.web.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/WhatsApp-Image-2026-10-21-at-13.18.35-1024x768.jpeg\" alt=\"\" class=\"wp-image-627\" srcset=\"https:\/\/kotademak.web.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/WhatsApp-Image-2026-10-21-at-13.18.35-1024x768.jpeg 1024w, https:\/\/kotademak.web.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/WhatsApp-Image-2026-10-21-at-13.18.35-300x225.jpeg 300w, https:\/\/kotademak.web.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/WhatsApp-Image-2026-10-21-at-13.18.35-768x576.jpeg 768w, https:\/\/kotademak.web.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/WhatsApp-Image-2026-10-21-at-13.18.35.jpeg 1280w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Bupati Demak foto bersama peserta usai Gelar Pengawasan Kearsipan <\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>DEMAK \u2013 Sebuah kejutan besar mewarnai panggung birokrasi Pemerintah Kabupaten Demak dalam acara Gelar Pengawasan dan Penyerahan Penghargaan Kearsipan Tahun 2026. Acara yang berlangsung meriah pada Rabu, 21 Oktober 2026, di Gedung Gradika Bina Praja Demak ini tidak hanya menjadi ajang selebrasi prestasi, tetapi juga menyingkap fakta mengejutkan tentang adanya Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang performanya merosot tajam.<\/p>\n\n\n\n<p>Kegiatan yang diinisiasi oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dinperpusar) Kabupaten Demak ini dihadiri langsung oleh Bupati Demak dr. Hj. Eisti\u2019anah, S.E., Wakil Bupati Muhammad Badruddin, M.Pd., Sekda Demak Ahmad Sugiharto, S.T., M.T., Asisten Administrasi Umum Setda Demak, Amir Mahmud, S.Sos, MT serta Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Jawa Tengah, Rahmah Nur Hayati, S.K.M., M.Kes.<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam sambutannya, Bupati Eisti\u2019anah menyampaikan apresiasi tinggi karena secara akumulatif, Kabupaten Demak berhasil menorehkan nilai pengawasan kearsipan sebesar 91,12 dengan predikat AA (Sangat Memuaskan). &#8220;Capaian ini menempatkan Demak di peringkat ke-6 se-Jawa Tengah dan berhak menerima piagam penghargaan dari Gubernur Jawa Tengah,&#8221; ujar Bupati dengan bangga. Namun, di balik prestasi tingkat provinsi tersebut, evaluasi internal justru memetakan ketimpangan performa yang mencolok antar-instansi.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Daftar Peraih Predikat Tertinggi (Kategori AA)<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Berdasarkan data audit kearsipan internal yang berlangsung sejak April hingga Agustus 2026, terpilihlah tiga instansi terbaik dengan nilai tertinggi yang sukses meraih predikat AA (Sangat Memuaskan):<\/p>\n\n\n\n<ol type=\"1\">\n<li>Sekretariat Daerah (Setda): Nilai 98,54 (Mengalami kenaikan 4,73 poin).<\/li>\n\n\n\n<li>Badan Kepegawaian, Penegmbangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM): Nilai 94,32 (Naik 2,57 poin).<\/li>\n\n\n\n<li>Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P2PA): Nilai 93,08.<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<p>Sementara itu, untuk kluster kewilayahan, Kecamatan Wedung sukses mengukuhkan diri sebagai yang terbaik di tingkat kecamatan dengan raihan nilai 82,72 berpredikat A (Memuaskan).<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Sisi Gelap Evaluasi: Lompatan Tinggi vs Kemerosotan Drastis<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Hasil Audit mencatat Dinas Kesehatan menjadi OPD dengan progres paling impresif setelah berhasil mendongkrak nilainya sebesar 15,96 poin (dari 69,19 menjadi 85,15). Di tingkat kecamatan, Kecamatan Dempet memimpin kenaikan tertinggi dengan tambahan 7,5 poin.<\/p>\n\n\n\n<p>Namun, laporan Tim Pengawas juga membuka rapor merah yang menjadi sorotan tajam. Tercatat ada 9 OPD dan 7 kecamatan yang nilainya justru merosot dibandingkan tahun lalu. Bahkan, yang paling memprihatinkan, terdapat 2 OPD dan 3 kecamatan yang terjun bebas hingga turun predikat menjadi Cukup (CC) dan Kurang (C).<\/p>\n\n\n\n<p>Penurunan paling drastis dialami oleh Sekretariat DPRD yang nilainya anjlok sebesar -35,38 poin hingga menyisakan nilai 38,96 (Kategori C \/ Kurang). Di susul oleh Dinas Kepemudaan dan Olahraga yang turun ke kategori CC (Cukup) dengan nilai 59,69. Di tingkat wilayah, Kecamatan Guntur tercatat jatuh ke kategori C (Kurang) dengan nilai 47,47.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Teguran Keras Dinperpusar<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Menanggapi kemerosotan ini, Kepala Dinperpusar, Agung Hidayanto selaku penyelenggara memberikan catatan kritis. Faktor utama penurunan ini disinyalir karena kurangnya keseriusan instansi terkait saat dilakukan pendampingan. Selain itu, adanya kendala klasik di mana petugas pengelola arsip sering kali dibebani rangkap tugas lain yang lebih sibuk, membuat pengelolaan arsip daerah menjadi terabaikan.<\/p>\n\n\n\n<p>Bupati Demak menegaskan bahwa predikat &#8220;Sangat Memuaskan&#8221; di tingkat provinsi harus menjadi budaya kerja nyata, bukan sekadar angka di atas kertas. Acara kemudian dilanjutkan dengan sesi pengarahan teknis dan penguatan materi birokrasi kearsipan yang dipimpin oleh Sekda Demak dan Asisten Administrasi Umum. (4h)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>DEMAK \u2013 Sebuah kejutan besar mewarnai panggung birokrasi Pemerintah Kabupaten Demak dalam acara Gelar Pengawasan dan Penyerahan Penghargaan Kearsipan Tahun 2026. Acara yang berlangsung meriah pada Rabu, 21 Oktober 2026, di Gedung Gradika Bina Praja Demak ini tidak hanya menjadi ajang selebrasi prestasi, tetapi juga menyingkap fakta mengejutkan tentang adanya [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":627,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[19],"tags":[9,7,64,63],"aioseo_notices":[],"views":2,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/kotademak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/626"}],"collection":[{"href":"https:\/\/kotademak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/kotademak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kotademak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kotademak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=626"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/kotademak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/626\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":628,"href":"https:\/\/kotademak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/626\/revisions\/628"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kotademak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/627"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/kotademak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=626"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/kotademak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=626"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/kotademak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=626"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}