{"id":487,"date":"2024-11-09T12:47:00","date_gmt":"2024-11-09T05:47:00","guid":{"rendered":"https:\/\/kotademak.web.id\/?p=487"},"modified":"2024-12-18T12:53:56","modified_gmt":"2024-12-18T05:53:56","slug":"peringati-hari-wayang-sedunia-pepadi-demak-adakan-pagelaran-wayang-kulit","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/kotademak.web.id\/index.php\/2024\/11\/09\/peringati-hari-wayang-sedunia-pepadi-demak-adakan-pagelaran-wayang-kulit\/","title":{"rendered":"Peringati Hari Wayang Sedunia, \u00a0PEPADI Demak Adakan Pagelaran Wayang Kulit"},"content":{"rendered":"\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" width=\"684\" height=\"399\" src=\"https:\/\/kotademak.web.id\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/pepadi2.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-489\" srcset=\"https:\/\/kotademak.web.id\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/pepadi2.png 684w, https:\/\/kotademak.web.id\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/pepadi2-300x175.png 300w\" sizes=\"(max-width: 684px) 100vw, 684px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Ketua Pepadi Demak, Haris Wahyudi Ridwan menyampaikan laporan kegiatan<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"has-black-color has-text-color\">DEMAK \u2013 Dalam rangka memperingati Hari Wayang Sedunia yang jatuh pada tanggal 7 November, Persatuan Pedalangan Indonesia (PEPADI) Kabupaten Demak menggelar pagelaran wayang kulit halaman Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten &nbsp;Demak, pada Jumat malam (8\/11).<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-black-color has-text-color\">Acara tersebut berlangsung meriah dan dihadiri oleh berbagai kalangan, mulai dari tokoh masyarakat, seniman lokal, hingga warga yang antusias menyaksikan seni budaya tradisional ini. Pagelaran menghadirkan dalang ternama Ki Ikhsanudin, S.Sn yang membawakan lakon \u201cSrikandi Kridha\u201d dengan penuh makna dan pesan moral.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-black-color has-text-color\">Ketua PEPADI Kabupaten Demak, Haris Wahyudi Ridwan, dalam sambutannya mengungkapkan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk melestarikan seni budaya wayang kulit sebagai warisan dunia yang diakui UNESCO, sekaligus meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap tradisi lokal.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-black-color has-text-color\">\u201cPagelaran ini adalah wujud nyata komitmen kami untuk menjaga dan melestarikan seni pedalangan di Kabupaten Demak. Selain sebagai hiburan, wayang kulit juga menyampaikan pesan moral yang relevan dengan kehidupan saat ini,\u201d ujar Haris.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" width=\"697\" height=\"398\" src=\"https:\/\/kotademak.web.id\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/pepadi3.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-488\" srcset=\"https:\/\/kotademak.web.id\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/pepadi3.png 697w, https:\/\/kotademak.web.id\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/pepadi3-300x171.png 300w\" sizes=\"(max-width: 697px) 100vw, 697px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Sekda Demak, Ahmad Sugiharto menyerahkan tokoh wayang kepada dalang Ki Ikhsanudin.<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"has-black-color has-text-color\">Sekda Akhmad Sugiharto ST,MT yang turut hadir pada acara tersebut, menyatakan bahwa Hari Wayang Nasional menjadi momentum melestarikan budaya peninggalan Sunan Kalijaga agar tidak punah.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-black-color has-text-color\">\u201c Dengan peringatan Hari Wayang Nasional, tentunya dapat menjadi momentum dalam upaya melestarikan budaya asli peninggalan Sunan Kalijaga. Sunan Kalijaga dari Demak, kemudian dengan menciptakan wayang untuk sarana mensyiarkan agama Islam dengan budi pekerti adiluhung hingga ke seluruh nusantara. Maka tidak berlebihan jika saatnya Pemkab Demak terus berupaya agar wayang tidak punah digerus dengan tehnologi gadget dan lain-lain\u201d, &nbsp;kata Sugiharto<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-black-color has-text-color\">Acara ini juga didukung oleh Pemerintah Kabupaten Demak melalui Dinas Pendidkan dan Kebudayaan. Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan, Isman, SH, menyatakan bahwa pihaknya sangat mendukung kegiatan semacam ini sebagai upaya menjaga eksistensi budaya lokal.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-black-color has-text-color\">Warga yang hadir mengaku terhibur dan merasa bangga karena seni wayang kulit masih mendapatkan tempat di hati masyarakat. \u201cKegiatan seperti ini harus sering diadakan, apalagi untuk anak muda agar mereka lebih mengenal budaya sendiri,\u201d kata Luluk, salah satu penonton.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-black-color has-text-color\">Pagelaran ini diakhiri dengan tepuk tangan meriah dari penonton yang menyaksikan hingga tengah malam, membuktikan bahwa wayang kulit tetap menjadi salah satu seni tradisional yang tak lekang oleh waktu. (4H)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>DEMAK \u2013 Dalam rangka memperingati Hari Wayang Sedunia yang jatuh pada tanggal 7 November, Persatuan Pedalangan Indonesia (PEPADI) Kabupaten Demak menggelar pagelaran wayang kulit halaman Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten &nbsp;Demak, pada Jumat malam (8\/11). Acara tersebut berlangsung meriah dan dihadiri oleh berbagai kalangan, mulai dari tokoh masyarakat, seniman [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":488,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"om_disable_all_campaigns":false,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[18],"tags":[39],"aioseo_notices":[],"views":10,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/kotademak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/487"}],"collection":[{"href":"https:\/\/kotademak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/kotademak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kotademak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kotademak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=487"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/kotademak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/487\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":491,"href":"https:\/\/kotademak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/487\/revisions\/491"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kotademak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/488"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/kotademak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=487"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/kotademak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=487"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/kotademak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=487"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}